Minggu, 26 Februari 2017

RI - Republik Sosialis Viet Nam

Published in Asia dan Pasifik Rabu, 02 Oktober 2013 09:55

Perkembangan kerja sama bilateral RI-Vietnam serta isu-isu dalam kerangka regional dan internasional yang menjadi perhatian kedua negara, termasuk diantaranya adalah isu Laut Cina Selatan (LCS) dan usulan meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara dari level comprehensive partnership menjadi strategic partnership.

Pada pertemuan Senior Official Meeting (SOM), perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan melaporkan bahwa Pertemuan Pertama Joint Technical Committee (JTC) on Marine and Fisheries Cooperation RI-Vietnam telah dilaksanakan dengan baik pada tanggal 28-29 November 2011 di Indonesia.

Banyak kapal nelayan Vietnam yang tertangkap di perairan Indonesia hal ini dikarenakan belum ada batas wilayah yang jelas antara perairan Indonesia dan Vietnam. Oleh karena itu, kerja sama dalam bidang perikanan tangkap belum dapat dilanjutkan sebelum ada penyelesaian tentang batas wilayah kedua negara. Pemerintah Indonesia dan meminta pendapat Vietnam untuk bersama-sama mencari jalan keluar.

Indonesia dan Vietnam secara bersama-sama merupakan negara anggota ASEAN. Dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai leader dalam bidang kelautan dan perikanan di kawasan Asia Pasifik, maka perlu digalang dukungan dari negara-negara ASEAN.

Kerja sama dengan pihak Vietnam dapat dikembangkan dalam bidang perikanan budidaya, post-harvest development and food safety, dan integrated fisheries industry.

Kementerian Kelautan dan Perikanan memandang penting upaya perluasan dan pengembangan kerja sama bilateral di bidang kelautan dan perikanan dengan negara-negara sahabat. Dalam mengembangkan kerja sama bidang kelautan dan perikanan dengan KKP, Vietnam masih menitikberatkan kerja sama Perikanan Tangkap dalam mengatasi permasalahan IUU Fishing di perairan perbatasan kedua negara dan implementasi Memorandum Saling Pengertian (MSP) Kerja Sama Kelautan dan Perikanan RI-Vietnam.

Kementerian Kelautan dan Perikananan dengan Ministry of Agriculture and Rural Development of Socialist Republic of Vietnam (MARD) bahwa Kerja sama bidang maritim sangat komprehensif sifatnya dan mencakup kemajuan dalam bidang delimitasi ZEE, kerja sama Navy to Navy, kerja sama penanggulangan IUU Fishing, dan konsep kerja sama coordinated patrol. Keadaan Laut Cina Selatan yang tidak menentu membuat kerja sama bilateral bidang maritim kedua negara menjadi sangat penting.

Perkembangan kerja sama Bilateral RI-Vietnam sebagai berikut:

  1. Pertemuan Joint Technical Committee RI-Vietnam antara lain:
    • mekanisme Bilateral pengembalian nelayan/anak buah kapal penangkap ikan yang ditangkap karena melakukan tindak kejahatan Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing
    • prosedur penanganan nelayan/anak buah kapal penangkap ikan yang ditangkap karena melakukan tindak kejahatan IUU Fishing oleh Kapal dan Pangkalan / Stasiun Pengawas Perikanan KKP
    • kerja sama pembudidayaan Artemia sebagai pakan ikan
    • kerja sama antara Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan National Agro-Forestry-Fisheries Quality Assurance Department (NAFIQAD) MARD.
  2. Pertemuan Joint Committee on Bilateral Cooperation (JCBC) RI-Vietnam antara lain:
    • mendorong pelaksanaan Plan of Action RI-Vietnam serta meningkatkan program saling kunjung Pejabat Tinggi kedua negara
    • penguatan mekanisme bilateral kedua negara perlu dilakukan melalui pelaksanaan JTC on Marine and Fisheries dan JTC on Economic Cooperation, dan lainnya.

 

Profil Negara Vietnam

Dokumen yang menjadi referensi kerja sama bilateral Indonesia-Vietnam

  1. Memorandum of Understanding on Marine and Fisheries Cooperation between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Socialist Republic of Viet Nam;
  2. Record of Discussions of the First Meeting of the Joint Commission for Bilateral Cooperation between the Repubblic of Indonesia and the Socialist Republic of Viet Nam;
  3. Implementing Arrangement on Quality and Food Safety Control of Fish and Fishery Products between Fish Quarantine and Inspection Agency of MMAF of the Republic of Indonesia and the National Agro-Forestry-Fisheries Quality Assurance Department of Ministry of Agriculture and Rural Development of the Socialist Republic of Viet Nam;
  4. Plan of Action in the Period of 2012 – 2015 for the Implementation of the Declaration on the Framework of Friendly and Comprehensive Partnership Entering the 21st Century RI-Vietnam. 
Read 48303 times