Minggu, 26 Februari 2017

Association of Southeast Asian Nations

Published in Multilateral Jumat, 27 September 2013 17:03

Indonesia adalah salah satu negara pendiri ASEAN yang mempromosikan komunitas masyarakat regional di Asia Tenggara yang menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati, tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, penolakan penggunaan kekerasan, serta konsultasi dan mengutamakan konsensus dalam proses pengambilan keputusan. ASEAN, di awal pendiriannya pada tahun 1967, terdiri dari 5 (lima) negara Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Saat ini, negara anggota ASEAN telah mencapai 10 (sepuluh) negara, dengan masuknya Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, Kamboja dan Laos.

 

Dengan ditandatanganinya dan diratifikasinya ASEAN Charter, Indonesia menempatkan ASEAN sebagai pilar utama di kawasan Asia Tenggara. Melalui ASEAN Charter, negara-negara anggota sepakat menciptakan komunitas tunggal ASEAN untuk memajukan perdamaian, stabilitas keamanan, pembangunan, dan kemakmuran di kawasan. Pencapaian Komunitas ASEAN tersebut didukung oleh 3 (tiga) pilar yaitu:

 

  1. ASEAN Political-Security Community;
  2. ASEAN Economic Community (AEC); dan
  3. ASEAN Socio-Cultural Community.

 

Sektor kelautan dan perikanan berada di bawah pilar ASEAN Economic Community(AEC), yang salah satunya membawahi forum ASEAN Ministers Meeting on Agriculture and Forestry (AMAF) dimana isu-isu kelautan dan perikanan dibahas dalam forum ASEAN Sectoral Working Group on Fisheries (ASWGFi). Seluruh hasil kesepakatan di ASWGFi tersebut selanjutnya akan disampaikan ke dalam Senior Officials Meeting (SOM) AMAF dan AMAF guna mendapat persetujuan dan pengesahan.  

Read 5796 times