Minggu, 26 Februari 2017

Perserikatan Bangsa Bangsa

Published in Multilateral Jumat, 27 September 2013 20:05

Sejak didirikan pada tahun 1945, negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berkomitmen penuh untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, mengembangkan hubungan persahabatan antar negara, mempromosikan pembangunan sosial, peningkatan standar kehidupan yang layak, dan Hak Azasi Manusia. Dengan karakternya yang unik, PBB dapat mengambil sikap dan tindakan terhadap berbagai permasalahan di dunia internasional, serta menyediakan forum terhadap 192 negara-negara anggota untuk mengekspresikan pandangan mereka, melalui Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Dewan Hak Azasi Manusia, dan badan-badan serta komite-komite di dalam lingkup PBB. 

 

Ruang lingkup peran PBB selain mencakup penjaga perdamaian, pencegahan konflik dan bantuan kemanusiaan, juga menangani berbagai permasalahan mendasar seperti pembangunan berkelanjutan, lingkungan dan perlindungan pengungsi, bantuan bencana, terorisme, perlucutan senjata dan non-proliferasi, mempromosikan demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, pemerintahan, ekonomi dan pembangunan sosial, kesehatan, upaya pembersihan ranjau darat, perluasan produksi pangan, dan berbagai hal lainnya, dalam rangka mencapai tujuan dan mengkoordinasikan upaya-upaya untuk dunia yang lebih aman untuk ini dan generasi mendatang. 

 

Program dan aktivitas kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan badan-badan PBB tidak hanya berupa proyek-proyek yang secara langsung diimplementasikan pada tataran teknis, namun juga berbagai kegiatan yang bersifat pengembangan kapasitas, kursus singkat dan pertukaran informasi di bidang kelautan dan perikanan. Kerja sama tersebut secara garis besar dilaksanakan bersama FAO, UNFCCC, dan UNEP. 

Read 5630 times