Minggu, 26 Februari 2017

Blue Economy Summit

Published in Berita Kamis, 03 Juli 2014 00:00
Rate this item
(0 votes)

    Rangkaian pertemuan Tingkat Tinggi Ekonomi Biru (Blue Economy Summit) telah dilaksanakan pada tanggal 19-20 Januari 2014 di Abu Dhabi, sebagai rangkaian dari pertemuan Abu Dhabi Sustainable Week Event.  Delegasi RI dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dengan wakil Ketua, Dubes RI Abu Dhabi dan beranggotakan unsur-unsur dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, KBRI Abu Dhabi dan KBRI Nairobi.

 

    Pertemuan Tingkat Menteri terbagi dalam tiga sesi yaitu sesi I presentasi oleh empat negara (Samoa,Grenada, Seychelles dan Indonesia) untuk menyampaikan perspektif masing-masing negara mengenai pemanfaatan konsep ekonomi biru di dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

 

   Pemerintah Indonesia dalam paparannya yang disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan menekankan mengenai penetapan kebijakan ekonomi biru nasional, langkah-langkah strategis Indonesia di dalam pemajuan kebijakan ekonomi biru di tingkat nasional, regional, dan global serta dalam konteks pencapaian pembangunan berkelanjutan.  Dalam konteks implementasi kebijakan ekonomi biru di dalam negeri, Indonesia telah menbangun zona ekonomi biru (blue economy zone) di Bali guna mendukung sustainable use of marine resources. Indonesia juga menekankan agar pembahasan tidak difokuskan pada definisi ekonomi biru namun lebih kepada isi dari ekonomi biru dimaksudlanjutan.

 

    Pada umumnya negara peserta menyampaikan dukungan mengenai pentingnya pengarusutamaan isu ekonomi biru, khususnya dalam konteks peran ekonomi biru bagi pencapaian pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan.

 

   Indonesia menekankan pentingnya peran Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular di dalam peningkatan kapasitas negara-negara berkembang di dalam pengembangan pemanfaatan potensi dari ekonomi biru. Dijelaskan beberapa pelatihan yang dilaksanakan di dalam  KSS-T di bidang pengelolaan laut dan pantai serta konservasi alam bagi negara-negara Asia dan Pasifik pada tahun 2013 dan undangan kepada negara peserta untuk program yang sama pada tahun 2014.

 

 

Login to post comments